Ayo Belajar 10 Cara Merawat Hijab Kesayangan Anda Dengan Tepat

Cara merawat hijab dengan tepat akan sangat mempengaruhi penampilan hijab anda. Mempunyai beraneka-ragam koleksi dari hijab model lama hingga yang terbaru, terkadang membuat anda lupa dan kurang memperhatikan cara penyimpanannya. Padahal jika disimpan dengan cara yang tepat hijab model lama pun akan tetap terlihat seperti baru.
Begitu pula dengan hijab yang baru anda beli, jika tidak mendapatkan perawatan yang baik tentunya akan terlihat kusam.

Pastinya anda tidak menginginkan hal ini terjadi, terutama pada hijab kesayangan anda. Sama halnya dengan pakaian, cara merawat hijab juga membutuhkan perawatan khusus. Bentuknya yang tipis dan mudah untuk dilipat terkadang membuat kebanyakan para wanita berhijab menaruh atau menggantungnya di sembarang tempat.

Cara Merawat Hijab Mudah Kok

Cara merawat hijab sebenarnya tidaklah sulit. Anda hanya membutuhkan ketelatenan dan kejelian saat melakukannya. Dengan perawatan yang tepat tentunya akan menjaga kualitas dan warna hijab anda seperti saat pertama kali baru membelinya. Warna pada hijab tidak akan pudar meskipun anda sudah menyimpannya selama bertahun-tahun.

Mari kita lihat 10 cara merawat hijab dengan tepat di bawah ini,yaitu:

1. Pisahkan berdasarkan bahan hijab dan warna

Cara Merawat Hijab

Pilih dan pisahkan terlebih dahulu hijab anda sebelum mencucinya. Gabungkan hijab yang berbahan sama satu sama lain. Jangan campur hijab yang berwarna lebih gelap dengan warna yang cerah. Beberapa jenis bahan seperti bahan kaos mudah sekali luntur dan bisa merusak hijab yang lain.

Mencuci hijab dengan benar merupakan bagian dari cara merawat hijab yang harus anda perhatikan. Sebaiknya anda mendahulukan hijab berwarna putih terlebih dahulu. Selanjutnya cuci hijab yang berwarna terang. Barulah yang terakhir hijab berwarna gelap. Dengan begini hijab anda tidak akan rusak akibat kelunturan warna lain.

2. Awas, hindari detergen !

Deterjen Khusus Hijab

Dalam proses pencucian hijab sebaiknya hindari penggunaan detergen. Terutama untuk hijab yang berbahan sutera dan hijab model payet. Anda bisa menggunakan sabun cair lainnya atau shampo sebagai pengganti detergen. Jangan tuangkan langsung pada hijab, sebaiknya dilarutkan dalam air terlebih dahulu.

3. Jangan merendam hijab terlalu lama

merendam hijab dengan benar

Selanjutnya janganlah merendam hijab terlalu lama. Terutama untuk hijab dengan bahan viscose lebih baik langsung mencuci dan menjemurnya. Apabila anda ingin merendamnya, gunakan air biasa saja. Jangan gunakan air panas dan pemutih karena bisa merubah warna pada bahan hijab anda.

4. Mencuci hijab secara manual

Cara Merawat Hijab

Menggunakan mesin cuci memang lebih praktis dan mudah. Namun mencuci hijab anda dengan mesin cuci dapat merubah warna dan benang materialnya. Sebaiknya anda mencucinya secara manual dengan tangan. Cukup pelan pelan saja menguceknya, lalu rendam di dalam pewangi. Untuk bagian pet (pada khimar atau bergo) dan ciput tak perlu dikucek, anda cukup mencelup-celupkan saja agar tidak rusak.

5. Jangan menjemur hijab di bawah sinar matahari langsung

Menjemur hijab

Meskipun ada beberapa hijab yang secara kasat mata terlihat tebal, namun saja tetap lebih tipis dibandingkan pakaian lainnya. Oleh sebab itu, jangan menjemur hijab anda langsung di bawah sinar matahari. Jemur di tempat yang rindang dan cukup di angin anginkan saja. Perhatikan hanger yang digunakan jangan ada yg berkarat karena bisa merusak hijab anda. Dan yang terpenting, pastikan tidak ada bagian yang terlipat saat menjemurnya. Karena bisa meninggalkan bekas lipatan atau sabun.

6. Sesuaikan suhu berdasarkan jenis dan tekstur bahan saat menyetrika.

Cara Merawat Hijab

Banyak yang perlu di perhatikan saat anda hendak menyetrika hijab. Jangan menyetrika dengan suhu yang terlalu panas. Sesuaikan suhu setrikaan dengan jenis bahan dan tekstur. Misalnya untuk yang berbahan tipis seperti Paris atau viscose, gunakan dengan suhu rendah. Sedangkan untuk yang berpayet gunakan suhu sedang, perhatikan juga jangan sampai anda menyetrika bagian payer atau bordiran ya. Bagian pet pada hijab juga tidak perlu anda setrika, karena bisa merusak bagian dalam busanya.

7. Gunakan hanger saat menyimpan hijab

jual hanger hijab

Menyimpan hijab dengan baik merupakan bagian cara merawat hijab yang harus anda lakukan. Cara menyimpan hijab yang benar dengan cara menggantungnya agar tidak kusut. Anda bisa menggantungnya menggunakan hanger biasa atau hanger khusus hijab yang bisa anda beli di toko toko online. Dengan menggunakan hanger, anda pun jauh lebih mudah saat hendak memakainya tinggal tarik saja hijab mana yang ingin digunakan pada saat itu. Penggunaan hanger juga bisa mengurangi resiko hijab rusak akibat tertumpuk-tumpuk.

8. Jangan melipat Hijab menjadi kecil

Cara Merawat Hijab

Sering sekali para hijabers melipat hijabnya hingga bentuk persegi kecil lalu ditumpuk. Tujuannya agar tidak memakan banyak tempat, namun ini merupakan hal yang kurang tepat. Jika anda ingin hijab tetap rapi,tidak kusut,dan tentunya tahan lama sebaiknya menghindari hal tersebut. Melipat dan menumpuk hijab hanya akan membuatnya kusut. Oleh sebab itu, sebaiknya anda melipat hijab menjadi dua bagian setelah disetrika, atau gantung di hanger khusus hijab jauh lebih baik.

9. Urutkan sesuai warna saat menyimpan hijab

Lemari hijab

Bagi sobat fashion jilbab yang tidak suka menyimpan hijab dengan cara digantung menggunakan hanger. Menyimpan hijab di dalam lemari boleh boleh saja tapi, sesuaikan urutan warna dan bahannya. Pisahkan antara hijab segiempat ,pashmina, khimar, bergo, atau pashtan, bisa juga anda pisahkan berdasarkan warna. Penyimpanan hijab dengan cara ini akan sangat berguna untuk anda ketika hendak berpergian tanpa harus membongkarnya. Taruh hijab kesayangan anda di bagian tumpukan paling atas.

10. Jangan terlalu banyak memakai peniti dan jarum pentul

grosir murah peniti jilbab

Penggunaan jarum pentul dan peniti sangatlah penting saat memakai hijab, begitu juga aksesoris hijab lainnya. Tapi sebaiknya hindari penggunaan peniti terlalu banyak, karena bentuknya yang lebih besar daripada jarum sering kali membuat benang pada hijab anda berlubang. Sebaiknya gunakan jarum pentul dan peniti dengan bahan premium. Pastikan bagian ujung pada jarum tersebut tajam sehingga tak perlu menusuknya berulang-ulang. Tak hanya itu jangan menggunakan peniti atau jarum pentul yang berkarat

Dengan melakukan 10 cara merawat hijab kesayangan di atas, hijab anda akan selalu terjaga kualitasnnya dan tahan lama. Selamat mencoba !